Kemarau Ekstrem, Wali Kota Tangerang Minta Aparat Wilayah Gerak Cepat Antisipasi Bencana

RASIOO.id – Wali Kota Tangerang Sachrudin meminta seluruh jajaran kewilayahan meningkatkan kewaspadaan dan respons cepat menghadapi kemarau ekstrem yang berpotensi memicu berbagai persoalan di masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Sachrudin saat memimpin Apel Pembinaan Wilayah di Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Senin, 21 September 2026.

Sachrudin mengatakan kemarau ekstrem tidak hanya berdampak pada ketersediaan air, tetapi juga dapat meningkatkan risiko kebakaran dan persoalan lingkungan lainnya. Karena itu, pemerintah bersama masyarakat perlu meningkatkan kesiapsiagaan.

“Kemarau ekstrem bukan hanya soal kekeringan atau ketersediaan air. Kita juga harus waspada terhadap potensi kebakaran. Kesiapsiagaan pemerintah harus diperkuat, sekaligus mengajak masyarakat saling menjaga dan saling mengingatkan,” ujar Sachrudin.

Menurutnya, pembinaan wilayah diperlukan agar pemerintah dapat mengetahui dan menangani persoalan sejak dini. Aparat kewilayahan diminta mengenal kondisi wilayah dan masyarakat secara langsung.

“Aparat wilayah harus kenal wilayahnya, kenal masyarakatnya, dan tahu persoalannya. Jangan sampai pemerintah baru mengetahui ketika masalah sudah membesar, harus lebih Gerak Cepat (Gercep),” tegasnya.

Sachrudin juga meminta aparatur tidak hanya menunggu laporan dari masyarakat. Setiap persoalan yang ditemukan di lapangan harus segera ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

“Kita ini pamong. Jangan menunggu masyarakat datang ke kantor. Kalau bisa diselesaikan di kelurahan, segera selesaikan. Kalau membutuhkan dukungan kecamatan atau perangkat daerah, segera komunikasikan,” katanya.

Ia menekankan, aparatur kewilayahan harus menjadi pelayan masyarakat yang responsif dan solutif. Aparat juga diminta menjadi mata, telinga, dan tangan pemerintah dalam menangkap berbagai persoalan di lapangan.

“Kita ingin masyarakat merasakan pemerintah hadir, bukan hanya ketika ada kegiatan, tetapi ketika mereka membutuhkan bantuan, pelayanan, dan solusi,” pungkasnya.

Komentar