HMI Tangerang Soroti Potensi “Main Mata” Penyelenggara dengan Peserta Pemilu

RASIOO.id – Dalam menyongsong Pemilu serentak 2024 yang tinggal sebulan lagi, Ketua Umum HMI Cabang (P) Kabupaten Tangerang, Agus A Toib, menekankan perlunya penguatan dan penegasan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di semua tingkatan.

Agus A Toib menjelaskan bahwa tanpa penguatan atau penegasan pada sistem atau kinerja dari tingkatan atas, kemungkinan tindakan-tindakan yang tidak sesuai etika dapat terjadi.

“Para penyelenggara dan pengawas berpotensi menjalin kerja sama dengan para peserta pemilu secara diam-diam,” tegasnya pada Senin 15 Januari 2024.

Baca Juga : Kasus Pelat Polri untuk Sebar APK, Caleg DPR RI Partai Demokrat Zulfikar Hamonangan Lolos Sanksi Pidana, Tapi Kena Sanksi Administrasi di Kasus Lain

Menurutnya, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) juga harus bersikap tegas jika terdapat indikasi kolusi antara penyelenggara dan pengawas pemilu dengan peserta pemilu.

“Hal ini untuk menjaga marwah pada Pemilu 2024, tidak hanya dari segi kedamaian tetapi juga aspek lain yang perlu diperhatikan,” terangnya.

Agus menyoroti bahwa jika penyelenggara dan pengawas tidak mengambil sikap tegas, kemungkinan money politik akan berkembang dengan mudah. “Kasus-kasus antara peserta dengan penyelenggara atau pengawas sudah ada di Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

Dia menegaskan bahwa Pemilu ini harus bersih, jujur, dan adil, dan penyelenggara serta pengawas harus menjadi contoh dalam menjaga keberhasilan pemilu.
“Kita akan memberikan ultimatum bagi pihak penyelenggara dan pengawas pemilu jika terbukti melakukan pelanggaran dengan peserta pemilu,” tandasnya.

Agus mengajak untuk menciptakan “pemilu clean tanpa pelicin” dan menegaskan perlunya komitmen yang kuat untuk menjaga integritas dan keadilan dalam proses pemilu mendatang.

 

 

 

Simak rasioo.id di Google News

Komentar