RASIOO.id – Nama H. Samsuni masuk dalam bursa calon Ketua DPRD Kota Tangerang dari Partai Golkar. Meski menjadi salah satu kandidat, politisi senior tersebut memilih bersikap tenang dan mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai mekanisme internal partai.
Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Golkar itu mengatakan, dirinya belum melakukan konsolidasi politik secara khusus. Saat ini, Samsuni masih fokus memenuhi tahapan administrasi yang ditetapkan tim internal.
“Untuk persiapan sementara ini kita belum begitu full, karena masih mengikuti tahapan-tahapan pendaftaran. Belum ada persiapan untuk konsolidasi ke mana-mana, baru sebatas mengisi formulir pendaftaran saja,” ujar Samsuni saat dikonfirmasi, Senin, 17 Agustus 2026.
Samsuni menyebut terdapat delapan kandidat yang masuk dalam proses seleksi. Ia menyerahkan penilaian kepada panitia dan pengurus partai yang bertugas melakukan verifikasi terhadap seluruh calon.
Menurutnya, proses tersebut menjadi mekanisme untuk mencari kader terbaik yang dinilai layak mengisi posisi Ketua DPRD Kota Tangerang.
“Sebenarnya ada delapan orang kandidat. Kalau soal keunggulan, bukan saya yang menilai, nanti ada panitia dan pengurus yang bertugas memverifikasi para calon. Pada dasarnya mencari yang terbaik dari yang baik,” tuturnya.
Meski berada di urutan akhir dalam pendaftaran, Samsuni menegaskan kesiapannya apabila nantinya mendapat penugasan resmi dari Partai Golkar.
Sikap tersebut juga didukung rekam jejak panjang Samsuni di internal Partai Golkar Kota Tangerang. Ia pernah menjabat sebagai Bendahara Umum DPD Partai Golkar Kota Tangerang selama dua periode, 2014–2025. Saat ini, ia mengemban posisi sebagai Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang.
Di tingkat kecamatan, Samsuni juga tercatat telah empat periode menjabat sebagai Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Golkar Benda.
Meski memiliki pengalaman panjang di tubuh partai, Samsuni kembali menegaskan bahwa keputusan akhir berada di tangan struktur Partai Golkar. Ia memilih menunggu seluruh proses berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
“Masalah percaya diri atau tidak, kalau memang sudah ada penunjukan, penugasan, atau keputusan resmi, ya siap tidak siap kita harus siap melaksanakannya. Kita lihat saja perkembangannya nanti,” pungkasnya.










Komentar