RASIOO.id – Belum lama ini Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan ke Taman Safari Indonesia (TSI) Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pada kesempatan kali ini, Komisi IV DPR RI mendukung penuh pengembangan bank hayati atau biobanking di Taman Safari Bogor.
Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi IV DPR RI, Ravindra Airlangga yang merupakan wakil rakyat dari Kabupaten Bogor.
Menurut anggota DPR RI dari Partai Golkar itu, salah satu upaya konservasi adalah konservasi exit to untuk satwa.
“Jadi kenapa di luar habitatnya bagius, terkadang, habitat atau kondisi dari satwa liar sudah tidak memungkinkan untuk hidup secara normal di alamnya,” katanya.
Ravindra mencontohkan, salah satu satwa yakni harimau yang sudah tertangkap kehilangan anggota tubuhnya.
“Maka, apabila dibiarkan tidak akan survive di alam liar, sehingga harus dibawa ke penangkaran, dan direhabilitasi di taman safari ini,” ucapnya.
“Alhamdulillah harimau Sumatra mereka sudah beranak di sini yang sudah ditangkarkan,” sambungnya.
Untuk mendukung pengembangan bank hayati atau biobanking di Taman Safari Bogor, pihaknya akan mewujudkan dalam Rencana Undang-Undang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem.
Sebagai revisi dari UU No 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosisremnya.
“Satu hal yang kita ingin tingkatkan seperti kata pak Jansen kita ingin punya bank biologis, itu adalah memiliki sample genetik berupa sel somatik atau lainnya yang menjadi benteng perlindungan terakhir, sehingga apabila terjadi kepunahan, melalui biologi molekuler satwa satwa ini bisa dikembangbiakkan kembali, ibaratnya seperti kloning,” tuksanya.


![Anggota Komisi IV DPR RI, Ravindra Airlangga saat berkunjung ke Taman Safari Bogor [Ist] Anggota Komisi IV DPR RI, Ravindra Airlangga saat berkunjung ke Taman Safari Bogor [Ist]](/wp-content/uploads/2023/05/c9075293-ef41-4001-b73c-1d5018b41926.jpg)











Komentar