PKB-Gerindra Rebutan Khofifah Jadi Ketua Timses

RASIOO.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa jadi “rebutan” PKB dan Gerindra untuk menjadi “kapten” pemenangan, khususnya wilayah Jawa Timur.

Ketua DPD Gerindra Jawa Timur, Anwar Sadad menjadikan Khofifah opsi teratas untuk Ketua Tim Sukses (Timses) Prabowo Subianto.

Adapun Ketua Perempuan Bangsa PKB Siti Mukaromah mengusulkan nama Khofifah menjadi ketua tim nasional untuk memenangkan pasangan Anies-Muhaimin.

Lalu apa pendapat petinggi PKB dan Gerindra?

Wasekjen DPP PKB Syaiful Huda mengatakan, belum ada keputusan resmi dari PKB soal Khofifah menjadi timses.

“Itu masih pandangan pribadi. Secara kelembagaan PKB belum secara resmi mengusulkan. Kita bisa memahami Mbak Mukaromah mengusulkan,” ucap Syaiful Huda.

“Semangatnya memang menghormati Mbak Khofifah yang selama ini dianggap figur perempuan yang kira-kira bisa dan dianggap tahu urusan di Jawa Timur,” katanya.

Baca Juga : Survei SMRC : Bukan ke Anies-Cak Imin, 80 Persen Pemilih PKB Pilih Ganjar dan Prabowo

Sampai saat ini, tim pasangan capres-cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imim) belum membahas soal nama kapten atau ketua tim nasional. Menurut Huda, saat ini baru terbentuk tim perumus susunan tim sukses dari AMIN.

“Secara tahapan, baru bentuk badan pekerja AMIN. Kebetulan saya masuk di dalamnya. Ini kan tim akan inisiasi pembentukan struktur timnas, rekrutmen personal, tahapan memang masih agak panjang,” katanya.

Dibagian lain, Ketua DPD Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad mengungkap Khofifah Indar Parawansa menjadi kandidat terkuat ketua tim sukses Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Sadad menilai Khofifah menjadi figur penting kemenangan Prabowo di Jatim.

“Nama Khofifah memang ada sebagai salah satu opsi calon untuk ketua timses,”kata Anwar Sadad dalam keterangannya, dilansir detikJatim, Minggu 24 September 2023.

“Sejak lama, Khofifah dianggap sebagai figur penting untuk kemenangan Pak Prabowo baik di tingkat nasional dan Jatim,”ungkap dia.

Politikus yang akrab disapa Gus Sadad ini menyebut Khofifah dipertimbangkan menjadi ketua timses karena pengalaman dan jaringan yang luas.

Apalagi, di Pilpres 2014 dan 2019, Khofifah sempat menjadi timses Joko Widodo dan berhasil memberi dampak signifikan.

“Beliau kenyang pengalaman, jaringan luas, punya basis massa real Muslimat NU,” tambah Sadad.

 

Simak rasioo.id di GoogleNews

 

 

Komentar