RASIOO.id – Kasus dugaan dosen UIKA Bogor mengajak mesum mahasiswinya mendapat reaksi dari mahasiwi kampus tersebut. Badan Ekskutif Mahasiswa (BEM) dan KBM UIKA Bogor dikabarkan akan menggelar aksi solidaritas. Seruan aksi tersebut bahkan disebarkan melalui grup-grup media sosial internal mahasiswa.
Dalam seruannya, aksi solidaritas ini mencatumkan tiga hastag yakni, #selesaikanpelecehanseksual. Seruan ini terkait dengan pengakuan seorang wanita yang mengaku mahasiswi UIKA Bogor mendapat perlakuan mesum dari oknum dosen UIKA Bogor berinisial MDR.
Atas persoalan tersebut, pihak rektorat UIKA Bogor telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Adapun dosen berinisial MDR yang dituding telah melakuka pelecehan seksual kepada mahasiswinya itu telah mengundurkan diri, meskipun membantah telah melakukan perbuatan mesum tersebut.
Aksi mahasiswa UIKA Bogor nampaknya juga melebar terhadap soal birokrasi dan biaya perkuliahan. Dalam seruan yang tersebar itu, BEM dan KBM UIKA Bogor juga mencantumkan hastag #selesaikanbirokrasiuika dan #bayaranelitfasilitassulit.
Mahasiswa juga diminta mengenakan dresscode PDH Fakultas atau baju hitam untuk mengikuti aksi yang rencananya akan digelar Kamis 5 Oktober 2023, mulai pukul 13.00 WIB sampai tuntas. Aksi akan digelar di pintu utama rektorat.
Sumber rasioo.id di kalangan mahasiswa UIKA Bogor menyebut, seorang mahasiswi yang merasa menjadi korban perlakuan mesum oknum dosen MDR itu telah memberi keterangan kepada Satgas yang dibentuk pihak Rektorat.
Baca Juga : LPSK dan KPAI Diminta Usut Kasus Dugaan Oknum Dosen UIKA Bogor Ajak Mesum Mahasiswi
Seperti diketahui, kasus dugaan perbuatan tak senonoh yang dilakukan oknum dosen kepada mahasiswi di Kampu UIKA Bogor viral karena curhatan pihak yang mengaku menjadi korban di akun Tiktok @mahasiswauika.
Dalam unggahan di akun itu, dosen berinisial MDR disebut meminta foto tubuh tanpa busana mahasiswi yang sedangn bimbingan skripsi kepadanya. Selain itu, MDR juga disebut mengajak mahasiswi itu bertemu diluar dan check-in kamar hotel untuk bertemu.
Kabar itupun langsung direspon pihak rektorat kampus UIKA Bogor. MDR telah dimintai keterangan dan tidak mengakui perbuatan itu. MDR bahkan bersumpah dengan menyebut nama Allah untuk meyakinkan pihak rektorat.
Pihak rektorat Kampus UIKA Bogor berjanji mengusut tuntas kasus dugaan kelakuan mesum yang dilakukan Dosen berinisial MDR terhadap mahasiswinya. Saat ini Dosen tersebut telah mengundurkan diri dari aktivitas kampus. Rektorat juga telah membentuk tim untuk mengusut kasus itu sampai tuntas.
“Yang bersangkutan kami berikan sanksi pengunduran diri. Jadi, mulai hari ini MDR sudah tidak aktif di kampus. Mata kuliah dia pun sudah kami alihkan ke dosen lain. Dia tidak bisa lagi mengajar di sini. Hal ini sesuai dengan kode etik dan norma kehidupan di kampus,” ujar Wakil Rektor UIKA Bidang Kemahasiswaan, Dedi Supriadi, Senin 2 Oktober 2023.
Pihak kampus berjanji akan akan mengusut kasus tersebut akan diusut sampai tuntas. Sejauh ini langkah yang ditempuh adalah upaya penyelesaian dengan mengedepankan aturan kampus. Tim yang dibentuk khusus menyelidiki kasus tersebut akan bekerja mengumpulkan bukti dan keterangan saksi.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar