Segaran atau laut buatan itu, kini menjadi daratan dan bahkan telah berdiri barisan bangunan rumah tinggal penduduk. Akses perkampungan itu berupa gang sempit yang pintu masuknya melewati gerbang utama objek wisata Tamansari. Tak heran, jika pengunjung yang baru pertama kali datang ke tempat itu, tak akan menyangka kalau perkampungan tersebut merupakan bagian objek wisata.
Di antara gang sempit itu, berjajar toko dan galery batik hingga produk lukisan karya penduduk. Menurut Suharyati, dulu daerah ini merupakan tempat bagi para seniman Keraton.

Suharyati sudah 9 tahun memandu wisatawan di tempat itu. Dengan sabar dan penuh perhatian, dia berusaha menjelaskan sisa-sisa kemegahan bangunan peninggalan Kesultanan Yogyakarta yang kini menjadi objek wisata.
Megahnya Taman Sari tercitra dari gaya arsitektur campuran Jawa dan Portugis. Pada mulanya, Taman Sari adalah taman air yang indah dan menawan. Daerah di sebelah timur taman sampai ke perempatan kota disebut Suryoputran atau Segaran.








Komentar