RASIOO.id – Proses penyandingan suara Pileg DPR RI Dapil Banten 2 berlangsung tegang. Suasana ruang rapat di Hotel Aston, Kota Serang, Banten, memanas sejak rapat pleno penyandingan suara digelar pada Rabu, 3 Juli 2024. Ketegangan meningkat pada Kamis ini, menyusul hilangnya dokumen C hasil dari 20 TPS yang akan disandingkan.
Partai Demokrat melayangkan protes keras terhadap KPU Kota Serang yang tidak menghadirkan dokumen fisik C hasil dari 20 TPS tersebut, dan malah memilih melakukan penghitungan ulang. Partai Demokrat bersikeras agar penyandingan dilakukan sesuai dengan amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
“Sudah jelas kami yang dirugikan. Putusan MK itu mengikat, kalau Anda sampai keluar dari konstitusi, bisa dipidana,” ujar Feri Fairus, perwakilan Partai Demokrat yang melabrak pimpinan sidang.
Baca Juga: Partai Demokrat Curigai KPU Kota Serang Soal Hilangnya Dokumen C Hasil 20 TPS
Feri Fairus meminta Bawaslu untuk merekomendasikan KPU Kota Serang mencari dokumen yang hilang tersebut. Ia mencurigai ada pihak yang sengaja menyembunyikan dokumen agar proses penyandingan suara bisa dikondisikan sesuai keinginan mereka.
“Forum menyaksikan ini. KPU Kota, Bawaslu Kota, oknum yang bermain hati-hati Anda,” kata Fer Fairus sambil menatap komisioner KPU dan Bawaslu Kota Serang.
“Kami sudah menyiapkan langkah-langkah tegas. Selama ini, kami sudah bersikap baik. Jika Anda melakukan penyandingan sesuai dengan cepat dan clear tanpa banyak alasan, kami akan berterima kasih. Tapi, jika ada alasan macam-macam, kami juga bisa tegas kepada Anda,” tegasnya.
Sebagai informasi, MK mengabulkan sebagian gugatan Partai Demokrat terhadap hasil Pileg DPR RI di Dapil Banten 2. Sesuai amar putusan MK, penyandingan dua dokumen antara C hasil dengan D hasil kecamatan diperlukan untuk meluruskan hasil akhir perolehan suara PDIP yang diduga menggelembung di 120 TPS Dapil Banten 2.
Dari 120 TPS tersebut, 74 berada di Kecamatan Taktakan, Kota Serang, sementara 46 sisanya di Kecamatan Baros, Kabupaten Serang. KPU Kabupaten Serang telah merampungkan penyandingan, dengan hasil suara PDIP berkurang sebanyak 380 suara.
Simak rasioo.id di Google News












Komentar