Suara Tidak Sah Bertambah, Demokrat Endus Modus Kecurangan KPU Kota Serang

 

RASIOO.id – Partai Demokrat mengaku heran dengan hasil hitung ulang pada 20 TPS yang digelar KPU Kota Serang. Alih-alih menguntungkan, hasil hitungan tersebut malah merugikan Demokrat dengan pengurangan 160 suara.

Encep Firdaus, saksi dari Partai Demokrat, menyatakan bahwa surat suara tidak sah bertambah, padahal surat suara tersebut diambil dari kotak suara yang sah.

“Jumlah surat suara tidak sah bertambah, lebih dari 160 suara,” ujar Encep Firdaus pada Sabtu, 6 Juli 2024.

“Suara Demokrat rusak atau dinyatakan tidak sah, padahal diambil dari surat suara yang sah. Ini sangat aneh,” tambah Encep.

Baca Juga: Hasil Penyandingan Suara Pileg DPR RI Dapil Banten 2: Hitung Ulang Masih Disoal, KPU Kota Serang Ajak Cari Dokumen 20 TPS di Gudang Logistik

Encep menduga ada oknum yang bermain dengan modus merusak segel kotak suara dan merusak surat suara sebelum penghitungan.

Perilaku curang ini, menurutnya, adalah bagian dari rangkaian peristiwa menghilangkan 20 lembar dokumen C Hasil pada 20 TPS untuk menggagalkan proses penyandingan dengan D Hasil rekap kecamatan.

“Modusnya adalah mengubah suara Demokrat menjadi tidak sah, dan semuanya terjadi di seluruh kotak suara yang segelnya sudah rusak,” jelasnya.

Baca Juga: Babak Baru Sengketa Pileg DPR RI Dapil Banten 2: Demokrat Laporkan Komisioner KPU Kota Serang ke Polda

Seperti diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian gugatan Partai Demokrat atas perolehan suara PDIP di Dapil Banten 2. MK kemudian memerintahkan KPU untuk meluruskan hasil tersebut dengan penyandingan data C Hasil plano dengan D Hasil rekapitulasi kecamatan.

 

Dari jumlah itu, 74 TPS berada di Kota Serang. Namun, saat penyandingan digelar, KPU Kota Serang menyebut ada 20 lembar C Hasil TPS yang hilang.

 

 

Simak rasioo.id di Google News

Lihat Komentar