RASIOO.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cilegon, bersama jajaran Panwascam dan badan ad hoc, memastikan pengawasan ketat dalam proses pengepakan logistik Pilkada Serentak 2024 yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Proses ini melibatkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).
Ketua Bawaslu Kota Cilegon, Alam, menyatakan bahwa pengawasan ini bertujuan memastikan jumlah dan jenis logistik sesuai dengan kebutuhan di setiap tempat pemungutan suara (TPS). Akurasi menjadi prioritas agar tidak terjadi kesalahan, khususnya pada surat suara.
“Kami memastikan jenis dan jumlah logistik yang dikemas sudah sesuai. Surat suara, misalnya, harus diperiksa ulang agar tidak ada yang tertumpuk, berlebih, atau bahkan kurang. Sortir ulang menjadi langkah penting sebelum logistik dimasukkan ke dalam kotak suara,” ujar Alam saat memantau kegiatan pada Senin, 18 November 2024.
Baca Juga: Bawaslu Serang Awasi 148 Kampanye, Temukan Dugaan Pelanggaran dalam Pilkada Serentak 2024
Meski menghadapi keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dalam pengawasan, Alam berharap KPU tetap mengutamakan ketelitian selama proses pengepakan berlangsung.
“Pola kerja teman-teman KPU harus berfokus pada kehati-hatian. Surat suara yang tipis dan mudah tertukar membutuhkan perhatian ekstra agar jumlahnya sesuai kebutuhan,” katanya.
Proses pengepakan logistik dijadwalkan berlangsung selama dua hari, dengan target empat kecamatan per hari. Kotak suara yang dikemas mencakup surat suara untuk pemilihan gubernur dan wali kota.
“Walaupun jumlah surat suara untuk Pilkada tidak sebanyak Pemilu 2024, potensi kesalahan tetap ada jika tidak diawasi dengan baik. Surat suara gubernur maupun wali kota harus sesuai jumlahnya, dan peran Panwascam, PPK, serta PPS harus optimal,” jelas Alam.
Setelah pengepakan selesai, Bawaslu Kota Cilegon akan melanjutkan pengawasan pada tahap distribusi logistik ke TPS. Langkah ini penting untuk memastikan logistik tiba tepat waktu, dalam kondisi lengkap, dan siap digunakan pada hari pemungutan suara.
“Kami akan terus memantau hingga tahap distribusi ke TPS. Ini untuk memastikan Pilkada berjalan lancar, transparan, dan tanpa kendala,” tegas Alam.
Dengan pengawasan ketat dari Bawaslu, diharapkan proses pengepakan dan distribusi logistik Pilkada Serentak 2024 di Kota Cilegon dapat berjalan sesuai rencana, sehingga mendukung terciptanya pemilu yang kredibel dan demokratis.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar