RASIOO.id – Kampung Munjul yang terletak di RT 03 RW 06, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, kini nyaris menjadi pemukiman mati.
Kondisi ini terjadi sebagai dampak langsung dari pembangunan mega proyek Jalan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi III B yang menghubungkan Kota Bogor dengan Depok dan Serpong.
Pantauan di lokasi menunjukkan banyak rumah warga yang telah dibongkar setelah menerima ganti rugi pembebasan lahan. Lebih dari 30 kepala keluarga (KK) diketahui telah membongkar sendiri tempat tinggal mereka dan memilih pindah ke wilayah terdekat.
Wakil Ketua RT setempat, Roni Herman, mengatakan bahwa sebagian besar warga mulai meninggalkan kawasan tersebut setelah menerima dana kompensasi dari pemerintah selaku pihak pengelola proyek tol.
“Setelah warga menerima uang ganti rugi, banyak yang langsung pindah. Sekarang jadi sepi, kalau malam gelap karena penerangan pun sudah minim,” ujar Roni saat ditemui, Jumat, 16 Mei 2025.
Sepinya aktivitas warga di Kampung Munjul membuat kawasan ini terlihat mencekam pada malam hari.
“Beberapa rumah yang belum dibongkar pun terlihat kosong dan tidak berpenghuni, menciptakan kesan seperti kawasan terbengkalai,” bebernya.
Proyek Jalan Tol BORR Seksi III B sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di Jabodetabek.
Proyek pembangunan Jalan Tol Bogor – Depok – Serpong ini merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) III sudah selesai lelang dan akan tahap pelaksanaan pembangunan di 2025.
Namun, di balik manfaat jangka panjang yang dijanjikan, proyek ini juga menyisakan dampak sosial bagi warga yang harus meninggalkan kampung halaman mereka.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar