Pembangunan Tol Bogor-Depok-Serpong, Akses Warga Mekarsari Rumpin Terancam Terputus

 

RASIOO.id – Proyek pembangunan Tol Bogor-Depok-Serpong (Boser) akan melintasi wilayah Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Di Desa Mekarsari, sepanjang 10 kilometer trase tol direncanakan melewati permukiman dan fasilitas umum warga.

Kepala Desa Mekarsari, Hendrik, menyatakan dukungannya terhadap proyek strategis nasional ini. Menurutnya, keberadaan Tol Boser akan mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Namun, ia berharap pemerintah dan pelaksana proyek memperhatikan dampak sosial yang ditimbulkan.

Baca Juga: Tak Pakai APBN, Pembangunan Tol Bogor – Serpong Dikejarkan Patungan 4 Perusahaan

“Kurang lebih ada 10 rumah warga dan sejumlah jalan lingkungan yang terdampak. Kami minta akses jalan yang terputus nantinya bisa difasilitasi kembali, agar masyarakat tetap bisa beraktivitas seperti biasa,” ujarnya, Sabtu, 17 Mei 2025.

Hendrik juga menekankan pentingnya penanganan yang adil bagi warga yang rumahnya terdampak proyek. “Jangan sampai mereka kehilangan tempat tinggal tanpa solusi yang layak,” katanya.

Baca Juga: Proyek Tol Serpong–Bogor Segera Dimulai, Melintasi 14 Desa di Kabupaten Bogor

 

Sementara itu, Staf Departemen Pengembangan Bisnis PT Adhi Karya, Hanan Fitroni, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengikuti seluruh ketentuan perundang-undangan terkait pembebasan lahan.

“Saat ini proses AMDAL sedang berlangsung. Untuk tanah atau rumah yang terdampak, akan dilakukan pembebasan sesuai aturan,” jelas Hanan.

Ia menambahkan, proyek Tol Boser akan membentang sepanjang 32 kilometer di wilayah Kabupaten Bogor dengan total kebutuhan lahan sekitar 260 hektare. “Rencana penetapan lokasi oleh gubernur ditargetkan terbit pada 2025, dan pembebasan lahan fisik dimulai tahun 2026,” tutupnya.

 

Baca Juga: Mau Dibangun Tol Bogor-Depok-Serpong, Warga Munjul Kayumanis Bongkar Rumah Sendiri

 

Simak rasioo.id di Google News

Komentar