RASIOO.id – Tumpukan sampah di sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kota Tangerang dalam beberapa hari terakhir menuai keluhan masyarakat. Selain menebarkan bau menyengat, gunungan sampah juga mengganggu arus lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama di kawasan padat seperti Jalan Maulana Hasanudin, Batuceper, serta Jalan KH Ahmad Dahlan di depan Pasar Rubuh, Cipondoh.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Wawan Fauzi, membenarkan adanya perlambatan pengangkutan sampah. Namun ia menegaskan, penumpukan bukan disebabkan penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, melainkan akibat penataan landfill yang sedang dilakukan.
“Ya, memang saat ini kami memohon permakluman masyarakat. Kondisi TPA Rawa Kucing sedang ditata ulang. Hal ini berdampak pada perlambatan proses pembuangan sampah,” ujar Wawan, Rabu, 3 September 2025.
Baca Juga: Gunungan Sampah di Kota Tangerang Timbulkan Keluhan Warga
Menurutnya, pengangkutan sampah dari TPS idealnya berlangsung setiap hari. Namun selama proses penataan, ritase armada berkurang 30–50 persen. “Biasanya dua rit, sekarang hanya satu. Dampaknya TPS terlihat lebih penuh,” jelasnya.
Pantauan di lapangan, sejumlah warga menduga kendala TPA dipicu oleh longsor. Namun Wawan menepis anggapan itu. “Itu bagian dari penataan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Sampai hari ini alhamdulillah kondisi masih bisa kami lokalisir,” katanya.
Ia menyebut, penataan landfill ditargetkan rampung pekan ini sehingga normalisasi pengangkutan sampah bisa dimulai awal September. Wawan juga mengimbau warga mengurangi timbulan sampah dengan memilah organik dan anorganik. “Sampah anorganik sedapat mungkin bisa disetor ke bank sampah. Kalau ini berjalan, beban TPA bisa lebih ringan,” tambahnya.
Meski pemerintah berjanji segera menuntaskan masalah ini, warga berharap solusi konkret segera terlihat. Penumpukan sampah di pusat keramaian dinilai bukan hanya mengganggu aktivitas, tetapi juga berpotensi memunculkan masalah kesehatan dan konflik sosial.
Simak rasioo.id di Google News










Komentar