RASIOO.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memastikan akan menyelesaikan pembayaran utang senilai Rp344 miliar yang belum terbayarkan pada tahun anggaran 2025. Pembayaran tersebut akan dituntaskan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.
Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor, Achmad Wildan, menjelaskan bahwa total utang tersebut berasal dari lebih dari 900 paket pekerjaan yang telah melalui proses reviu oleh Inspektorat.
“Total hasil reviu Inspektorat yang harus dibayarkan sekitar Rp344 miliar dari lebih 900 paket pekerjaan. Angka ini naik dari sebelumnya Rp290 miliar, dengan tambahan sekitar Rp54 miliar yang berasal dari sektor Pekerjaan Umum,” kata Wildan, Selasa, 27 Januari 2026.
Ia mengungkapkan, utang tersebut tersebar di sekitar 18 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dengan nilai terbesar berada di Dinas Pekerjaan Umum yang mencapai hampir Rp166 miliar.
“Ini merupakan kegiatan yang sudah 100 persen selesai, tersebar di sekitar 18 SKPD. Yang paling besar memang di PU,” ujarnya.
Wildan menegaskan bahwa utang tersebut tidak seluruhnya berasal dari proyek fisik. Sebagian merupakan tunda bayar atas pengadaan barang dan jasa, termasuk pembayaran tenaga ahli serta pengadaan kebutuhan kesehatan.
“Bukan hanya proyek fisik. Ada juga pembayaran tenaga ahli, pengadaan obat di RSUD Cibinong, serta pengadaan alat kedokteran. Jadi tidak semuanya pekerjaan konstruksi,” jelasnya.
Menurut Wildan, proses pembayaran akan mulai dilakukan pekan ini dan ditargetkan rampung dalam waktu dua hingga tiga pekan ke depan, setelah seluruh administrasi diselesaikan.
“Pembayaran mulai dilakukan minggu ini. Sesuai arahan Bupati, kami bereskan terlebih dahulu administrasinya karena proses reviu sudah selesai. Pembayaran dilakukan bertahap selama dua hingga tiga minggu ke depan,” katanya.
Ia berharap seluruh kewajiban tersebut dapat diselesaikan sebelum akhir Februari 2026 atau menjelang bulan Ramadan.
“Mudah-mudahan sebelum akhir Februari semuanya sudah beres, sebelum masuk bulan Ramadan,” tutup Wildan.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar