RASIOO.id — Kecelakaan maut terjadi di kawasan Jalan DR Sumeru, tepatnya di wilayah Cilendek, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor pada Senin 9 Maret 2026 dini hari sekitar pukul 01.45 WIB. Insiden yang melibatkan dua sepeda motor ini menyebabkan satu remaja meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kasatlantas Polresta Bogor Kota, Robby Rachman, yang menyebut kecelakaan terjadi di ruas jalan yang cukup ramai dilalui kendaraan, khususnya pada jalur Jalan DR Sumeru di wilayah Cilendek, Bogor Barat.
Menurut keterangan polisi, kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha bernomor polisi F 4027 JL dan Vespa Sprint bernomor polisi F 3579 CA yang datang dari arah yang sama.
“Kronologinya pengendara Yamaha dan Vespa datang dari arah yang sama di Jalan Brigjen Saptaji,” ujar Robby melalui pesan singkat.
Saat melintas di ruas Jalan DR Sumeru dekat sebuah rumah makan di wilayah Cilendek, pengendara Yamaha berinisial MAB (19) diduga berusaha menyalip kendaraan Vespa yang berada di depannya.
Namun, saat melakukan manuver tersebut, MAB berpindah ke jalur berlawanan tanpa memperhatikan kondisi lalu lintas.
“Diduga MAB hendak menyalip Vespa yang dikendarai Arya Wiratama Sulitiadi (21) yang saat itu berboncengan dengan Fadli (21). Pengendara Yamaha berpindah ke jalur berlawanan, kurang hati-hati dan tidak konsentrasi sehingga menyenggol kendaraan Vespa,” jelasnya.
Pada saat itu, pengendara Vespa yang berada di depan disebut sedang hendak berbelok dan telah memberikan tanda lampu sein. Benturan tersebut membuat kedua kendaraan kehilangan kendali dan terjatuh di badan jalan.
Akibat kejadian tersebut, MAB mengalami luka cukup serius dan sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD Kota Bogor. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, pengendara Vespa Arya Wiratama Sulitiadi dan penumpangnya Fadli mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.
Selain korban luka dan korban jiwa, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan juga mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Masih pemeriksaan,” tutup Robby dalam pesan singkat yang dikirim pada pukul 15.46 WIB.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengendara untuk lebih berhati-hati dan menjaga konsentrasi saat berkendara, terutama pada malam hari ketika kondisi jalan relatif sepi namun berisiko tinggi terjadi kecelakaan.















Komentar