RASIOO.id – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kota Tangerang mematangkan persiapan Festival Maulid Nusantara (FMN) ke-7 Tahun 2026. Festival tersebut akan berlangsung selama lima hari, mulai Jumat, 21 Agustus hingga Selasa, 25 Agustus 2026, di Taman Elektrik Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang.
Persiapan tersebut dibahas dalam audiensi PC GP Ansor Kota Tangerang bersama Wali Kota Tangerang Sachrudin pada Senin, 10 Agustus 2026.
Ketua Pelaksana FMN ke-7, Maftukhul Mujib, mengatakan pertemuan tersebut membahas kesiapan teknis dan berbagai tahapan pelaksanaan festival.
“Pembahasan hari ini berfokus pada kesiapan kami di GP Ansor Kota Tangerang dalam menyelenggarakan Festival Maulid Nusantara ke-7. Kami memastikan seluruh persiapan berjalan sebagaimana mestinya dan berharap penuh seluruh masyarakat Kota Tangerang dapat hadir memeriahkan agenda ini,” ujar Mujib usai pertemuan.
FMN ke-7 akan menghadirkan rangkaian kegiatan yang memadukan unsur keagamaan, kebudayaan, dan kebangsaan. Acara pembukaan pada Jumat, 21 Agustus 2026, akan diawali dengan Zikir dan Doa Kebangsaan.
Selama lima hari, masyarakat dapat mengikuti sejumlah agenda utama. Salah satunya Kota Tangerang Berselawat yang akan menghadirkan penceramah muda sekaligus vokalis selawat, Gus Azmi.
Agenda lainnya yakni Maulid Akbar dengan ceramah agama oleh Ustaz Subki Al-Bughury. Kemudian Panggung Umat yang menghadirkan dialog lintas agama bersama Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama Republik Indonesia.
FMN ke-7 juga akan dimeriahkan Kirab Budaya Nusantara. Peserta kirab akan memulai perjalanan dari panggung utama Taman Elektrik Puspemkot Tangerang menuju Masjid Agung Al-Ittihad.
Selain itu, panitia menyiapkan berbagai perlombaan bernuansa Islam serta lomba masakan kuliner Nusantara.
Mujib menyebut pelaksanaan FMN tahun ini memiliki momentum khusus. Puncak acara pada 25 Agustus 2026 bertepatan dengan 12 Rabiulawal 1448 Hijriah, yang diperingati sebagai hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Festival tersebut juga memperkuat kolaborasi dengan tiga masjid bersejarah yang menjadi ikon Kota Tangerang, yakni Masjid Raya Al-A’zhom, Masjid Agung Al-Ittihad, dan Masjid Jami Kalipasir.
“Event ini dirancang sebagai simbol persatuan, baik persatuan tokoh dan tradisi Islam di Kota Tangerang, maupun pilar keharmonisan antarumat beragama,” pungkasnya.











Komentar