Dampak Abu Vulkanik Kasus ISPA Meningkat di Kota Bogor! Tembus Dua Ribu Pasien, Terbanyak di Bogor Selatan

‎RASIOO.id- Dampak sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau mulai terasa di Kota Bogor.

Diantaranya mulai bermunculkan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), hingga gangguan mata dan kulit yang dialami warga Kota Bogor.

Hingga Selasa 8 September 2026, Pemerintah Kota Bogor mencatat ada 2.022 pasien yang terpapar kasus ISPA, gangguan mata dan kulit.

Parahnya, semua kasus mengalami peningkatan dibandingkan beberapa waktu sebelumnya.

Secara total Pemkot Bogor mencatat ada kenaikan sebesar 353 pasien, yakni 1.669 pasien pada 7 September 2026 lalu meningkat sebanyak 2.022 pasien pada 8 September 2026.

Rinciannya, kasus ISPA naik dari 1.472 kasus menjadi 1.824 kasus pada periode yang sama atau meningkat 24 persen.

Selain itu, kasus asma naik dari 25 kasus menjadi 29 kasus pada periode yang sama.

Kemudian, kasus dermatitis atau iritasi kulit juga meningkat dari 70 kasus menjadi 74 kasus pada periode yang sama.

Sedangkan kasus konjungtivitis (iritasi mata) terpantau stabil pada angka 36 kasus.

Saat dikonfirmasi RASIOO.id, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor dr Erna Nuraena mengatakan kasus ISPA paling tinggi terjadi di wilayah Kecamatan Bogor Selatan dan Kecamatan Bogor Barat.

‎”Dari periode 7-9 September 2026, kasus tertinggi ada di Kecamatan Bogor Selatan,” kata Erna pada Rabu 9 September 2026.

Ia menjabarkan, terdapat 1.042 kasus pasien ISPA di Kecamatan Bogor Selatan dan 925 kasus di Kecamatan Bogor Barat.

Pihaknya menduga, hal itu bisa terjadi karena penduduknya paling banyak dibandingkan wilayah yang lain.

“Meski begitu, kami pastikan para pasien ISPA telah lakukan perawatan sesuai dengan prosedur kesehatan,” tutup dr Erna. (Hana)

Komentar