RASIOO.id – Harga cabai rawit merah secara nasional mencapai Rp111.600 per kilogram pada Selasa, 27 Oktober 2026. Tingginya harga tersebut berpotensi menambah beban pengeluaran masyarakat dan memengaruhi biaya operasional pedagang makanan yang menggunakan cabai sebagai bahan baku utama.
Namun, harga di daerah tidak selalu sama dengan rata-rata nasional. Berdasarkan data pemantauan harga pangan pada 26 Oktober 2026, harga cabai rawit di Pasar Anyar, Kota Bogor, tercatat Rp68.750 per kilogram. Sementara itu, harga cabai merah di pasar yang sama berada di angka Rp61.250 per kilogram.
Data tersebut menunjukkan harga cabai rawit di Pasar Anyar berada di bawah angka rata-rata nasional yang diberitakan sehari setelahnya. Meski demikian, perbandingan ini perlu memperhatikan perbedaan tanggal pencatatan dan kategori harga yang digunakan.
Bagi masyarakat, perubahan harga cabai dapat memengaruhi pengeluaran untuk kebutuhan dapur. Warga yang rutin membeli cabai perlu menyesuaikan anggaran belanja agar kebutuhan pangan lainnya tetap terpenuhi.
Dampaknya juga berpotensi dirasakan pedagang makanan, mulai dari penjual nasi uduk, warung makan, hingga pedagang sambal. Cabai yang digunakan sebagai bahan baku harian dapat memengaruhi biaya operasional ketika harganya meningkat.
Dalam kondisi tersebut, pedagang perlu mempertimbangkan sejumlah pilihan, seperti mempertahankan harga jual dengan keuntungan lebih kecil, menyesuaikan penggunaan cabai, atau menaikkan harga makanan. Namun, kenaikan harga jual juga berisiko memengaruhi minat beli pelanggan.
Di sisi lain, pedagang cabai perlu menjaga keseimbangan antara harga pembelian dari pemasok dan harga jual kepada konsumen. Harga jual yang tinggi tidak selalu menjamin keuntungan lebih besar apabila jumlah pembelian masyarakat menurun.
Perbedaan harga nasional dan harga di Pasar Anyar juga memperlihatkan pentingnya melihat kondisi pasar setempat sebelum menyimpulkan besarnya dampak kenaikan harga terhadap masyarakat. Harga di lapangan dapat berbeda berdasarkan pasokan, kualitas cabai, serta kondisi perdagangan masing-masing pedagang.
Bagi masyarakat Kota Bogor, perkembangan harga cabai tetap perlu diperhatikan karena berkaitan langsung dengan belanja rumah tangga dan biaya usaha kuliner. Ketersediaan pasokan serta kelancaran distribusi menjadi faktor penting dalam menjaga harga pangan tetap terjangkau.
Dikutip dari laporan ANTARA News mengenai harga cabai rawit merah nasional per 27 Oktober 2026.














Komentar