Polisi Ungkap Kronologi Lansia Terserempet KRL di Pondok Rumput Bogor, Pastikan Evakuasi Sesuai Permintaan Keluarga

RASIOO.id- Seorang lanjut usia (lansia) berinisial MRS tewas usai terserempet rangkaian kereta api di Kampung Pondok Rumput, wilayah kebon pedes, Kota Bogor, pada Selasa 3 November 2026 pagi sekitar pukul 09.45 WIB.

‎Kapolsek (Kepala Kepolisian Sektor) Tanah Sareal Sonson Sudarsono mengatakan,

‎Peristiwa tersebut terjadi saat korban tengah berjalan di sepanjang bantaran rel kereta api.

‎Secara tiba-tiba, muncul rangkaian kereta api yang melaju dari arah Bogor menuju Jakarta hingga akhirnya menyenggol tubuh korban.

‎”Tadi pukul 09.45 WIB telah terjadi kecelakaan kereta api yang menabrak warga masyarakat Pondok Rumput,” ujar Sonson.

‎Ia meluruskan bahwa berdasarkan keterangan para saksi di lokasi, korban tidak tertabrak secara langsung, melainkan terserempet oleh kereta yang melintas.

‎”Untuk kronologis dari pihak saksi di lokasi, bahwa yang bersangkutan sedang berjalan di bantaran rel kereta. Kemudian tiba-tiba ada kereta yang dari arah Bogor menuju Jakarta, lalu korban terserempet. Jadi informasinya di lapangan itu terserempet kereta api,” ungkapnya.

‎Korban diketahui merupakan lansia kelahiran tahun 1943 dan tinggal di sekitar lokasi kejadian.

‎Menurut keterangan pihak keluarga serta tetangga setempat, korban memang sudah mengalami penurunan fungsi pendengaran akibat usianya yang sudah sepuh.

‎”Untuk orang tua ini bernama MRS, memang asli warga Kampung Pondok Rumput. Usianya kelahiran ’43, berarti sudah sepuh. Menurut informasi tetangga dan keluarga, ada gangguan untuk pendengarannya,” ujarnya.

‎Usai menerima laporan dari warga, kepolisian langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan tim Inafis serta warga sekitar untuk melakukan proses evakuasi.

‎Atas kesepakatan dan permintaan pihak keluarga, jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah duka untuk selanjutnya disemayamkan dan dimakamkan.

‎”Kami dapat informasi dari warga masyarakat, kami cek betul telah terjadi. Kami koordinasi dengan Inafis dan warga setempat untuk evakuasi, ” tuturnya.

‎Selanjutnya, atas koordinasi dan keinginan pihak keluarga, korban dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemakaman.

Komentar