RASIOO.id – Pagelaran wayang golek di Balai Kota Bogor berhasil menarik perhatian ribuan warga pada Jumat malam, 6 November 2026. Masyarakat antusias menyaksikan pertunjukan seni tradisional tersebut yang dikemas dengan hiburan gratis, bazar, hingga pembagian makanan untuk pengunjung.
Salah satu pengunjung, Rahman (40), warga Cileungsi, Kabupaten Bogor, mengaku sengaja datang bersama keluarganya karena memiliki ketertarikan terhadap kesenian wayang golek.
“Memang sengaja dan suka dengan wayang golek, serta merasa senang,” ujarnya.
Menurut Rahman, suasana acara berlangsung meriah. Selain menikmati pertunjukan, pengunjung juga bisa mengunjungi area bazar dan mendapatkan makanan serta camilan secara gratis.
“Suasananya sangat meriah, terdapat bazar, snack gratis, dan makanan gratis. Pokoknya mantap,” tuturnya.
Ia menjelaskan, panitia menyediakan kupon makanan dan lembar undian doorprize yang bisa diambil secara cuma-cuma di meja bagian depan lokasi acara.
Menurutnya, persediaan kupon yang disediakan panitia masih cukup banyak sehingga pengunjung dapat menikmati fasilitas tersebut.
Kemeriahan pagelaran semakin terasa dengan kehadiran sejumlah seniman wayang golek, yakni Dadan Sunandar Sunarya, Yogaswara Sunandar Sunarya, Bhatara Sena Sunandar Sunarya, dan Lana Sunandar Sunarya.
Selain pertunjukan wayang golek, acara tersebut juga menghadirkan komedian ternama Tanah Air, Kang Sule, yang turut menghibur masyarakat.
Bagi Rahman, perayaan kesenian tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi warga Kota Bogor. Ia menilai kegiatan seperti ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk kembali menikmati seni tradisional secara langsung.
“Sangat senang dan meriah. Acara ulang tahun wayang seperti ini baru pertama kali diadakan di Bogor, karena biasanya perayaan ulang tahun Bogor sering diadakan di alun-alun,” ungkapnya.
Mengenai durasi pertunjukan yang berlangsung hingga dini hari, Rahman mengaku belum bisa memastikan apakah akan bertahan sampai pukul 02.00 WIB. Ia masih mempertimbangkan kondisi anaknya yang ikut menyaksikan acara tersebut.
Meski begitu, ia menilai pelaksanaan kegiatan berjalan aman dan kondusif. Hanya saja, menurutnya, kapasitas lokasi perlu menjadi perhatian apabila kegiatan serupa kembali digelar.
“Semuanya aman dan kondusif, hanya saja tempatnya kurang luas,” ujarnya.
Ia berharap penyelenggara dapat mempertimbangkan lokasi yang lebih luas, seperti kawasan Gelanggang Olahraga (GOR), agar penonton maupun jajaran pengisi acara memiliki ruang lebih leluasa.















Komentar