THL Kota Tangerang yang Tidak Lulus Seleksi Tahap I Dikumpulkan, Ini Penjelasan Pj Wali Kota

 

RASIOO.id – Ribuan Tenaga Harian Lepas (THL) di Kota Tangerang yang tidak lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap pertama dikumpulkan di Plaza Puspemkot Tangerang, Kamis 16 Januari 2025. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan seluruh THL akan dialihkan statusnya menjadi PPPK.

Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Nurdin, yang menegaskan bahwa langkah tersebut sesuai dengan amanat Undang-Undang dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan-RB) Nomor 16 Tahun 2025.

“Semua THL akan menjadi PPPK. Mekanismenya sudah diatur dengan jelas,” ujar Nurdin di hadapan para THL.

Baca Juga: Ribuan THL Kota Tangerang Gagal Jadi PPPK, Demonstran Tuntut Kejelasan Pemkot

Proses Bertahap

Nurdin menjelaskan bahwa proses pengalihan status ini akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, seluruh THL akan mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP). Selanjutnya, Pemkot Tangerang akan mengusulkan formasi PPPK ke Kemenpan-RB.

“Setelah mendapatkan NIP, mereka tidak perlu mengikuti seleksi lagi. Yang penting, semua persyaratan seperti pendidikan dan formasi sudah terpenuhi,” jelasnya.

Ia juga memastikan bahwa anggaran untuk pengalihan status tersebut telah tersedia. Menurut Nurdin, anggaran tersebut hanya merupakan pemindahan pos dari belanja kegiatan menjadi belanja pegawai.

“Seluruh THL nantinya akan menerima gaji setara Upah Minimum Regional (UMR) Banten,” tambahnya.

 

Solusi Jangka Panjang

Langkah ini, kata Nurdin, tidak hanya memberikan kepastian hukum dan kesejahteraan bagi para THL, tetapi juga menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Tangerang.

Pada kesempatan tersebut, hadir pula Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi, Wakil Ketua DPRD Turidi Susanto dan Arif Wibowo, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang, Jatmiko.

Kebijakan ini diharapkan mampu menjawab kekhawatiran ribuan THL yang sebelumnya gagal dalam seleksi tahap pertama, sekaligus memberikan masa depan yang lebih pasti bagi mereka.

 

 

Simak rasioo.id di Google News

 

Komentar