Musim Kemarau Melanda, Dinkes Kota Tangerang Ingatkan Warga Waspadai ISPA

RASIOO.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan perlindungan diri selama musim kemarau. Cuaca terik dan meningkatnya paparan debu serta polusi udara dinilai dapat memicu sejumlah gangguan kesehatan, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Kepala Dinkes Kota Tangerang, Dini Anggraeni, mengatakan masyarakat perlu menjaga kecukupan cairan tubuh untuk mencegah dehidrasi. Warga juga diminta menggunakan perlindungan saat beraktivitas di luar ruangan.

“Saat musim kemarau, kebutuhan cairan tubuh meningkat, jadi jangan sampai dehidrasi. Banyak minum air putih. Selain itu, gunakan pelindung diri seperti topi atau sunscreen untuk melindungi kulit dari sengatan sinar matahari,” ujar Dini saat ditemui, Senin, 10 Agustus 2026.

Menurut Dini, kondisi udara yang kering membuat debu dan partikel polusi lebih mudah beterbangan. Partikel tersebut dapat membawa bakteri maupun virus yang meningkatkan risiko gangguan pada saluran pernapasan.

Karena itu, penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang dianjurkan, terutama bagi masyarakat yang banyak beraktivitas di ruang terbuka.

“Tren yang paling terlihat menonjol selama kemarau ini adalah ISPA. Debu dan polusi udara di luar ruangan menjadi salah satu pemicu utamanya, sehingga penggunaan masker sangat dianjurkan,” jelasnya.

Dinkes Kota Tangerang mencatat ISPA menjadi penyakit menular yang menunjukkan tren menonjol selama musim kemarau. Sementara untuk penyakit tidak menular (PTM), kasus hipertensi dan diabetes melitus masih mendominasi kunjungan masyarakat ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Dini mengatakan pihaknya masih mengompilasi data untuk mengetahui persentase kenaikan kasus secara lebih spesifik. Data tersebut nantinya digunakan untuk memantau perkembangan kondisi kesehatan masyarakat mulai dari tingkat puskesmas hingga rumah sakit.

Dinkes Kota Tangerang mengimbau warga segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami gangguan pernapasan atau kondisi tubuh menurun selama musim kemarau.

Komentar