Belum Kering Kuburan Arya Saputra, Pelajar Bacok Pelajar Terjadi Lagi di Bogor

RASIOO.id – Peristiwa sadis pelajar dibacok kembali terjadi di Bogor. Belum tuntas kasus pembacokan yang menyebabkan Arya Saputra (16), Siswa SMK Bina Warga 1 Kota Bogor, meninggal dunia, kabar peristiwa pelajar dibacok pelajar berhembus dari di ujung Barat, Wilayah Kabupaten Bogor, tepatnya di Desa Cikuda, Kecamatan Parungpanjang.

Informasi yang dihimpun rasioo.id, peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Senin malam 13 Maret 2023. Saat itu, sekira pukul 20.45 ada sekelompok remaja mengenakan pakaian seragam sekolah berada di dekat sebuah toko, pinggir Jalan Raya Parungpanjang-Dago, tepatnya di pertigaan Cikuda yang mengarah ke Desa Mekarsari, Kecamatan Rumpin.

Entah dari mana datangnya, tiba-tiba kelompok lain menghampiri dengan membawa senjata tajam. Tanpa basa-basi, kelompok tersebut secara membabi buta menyabetkan senjata tajam ke arah korban.

Akibatnya, satu orang dari kelompok pelajar di pertigaan tersebut mengalami luka bacok di bagian pundak.

Baca Juga : Kasus Pembunuhan Arya Saputra Korbannya Berusia Anak, KPAD Kemana Aja?

Kanit Pol PP Kecamatan Parungpanjang, Acep Sutisna membenarkan adanya peristiwa pembacokan tersebut. Dia mengatakan, lokasi masuk wilayah Desa Cikuda, Kecamatan Parungpanjang.

“Kejadiannya pas di Cikuda berada di dekat Toko Dadang, tapi mereka larinya tidak ke Parungpanjang, namun lewat ke arah PDAM (arah Mekarsari). Sementara korban masih di klinik terdekat,” ucapnya ketika dikonfirmasi wartawan.

Dia menjelaskan informasi yang masuk ke Satpol PP Parungpanjang peristiwa pembacokan terjadi sekira pukul 20.45. Informasi yang yang diterima hanya terjadi pembacokan saja, tidak dijelaskan siapa pelaku dan korbannya.

“Korban juga bukan warga sekitar tapi warga asal Curug Tangerang dan Sekolah di PLP, dan pengakuannya sedang kerja kelompok,” kata Acep.

Tidak dijelaskan nama sekolah. Namun, berdasarkan keterangan lainnya, pelajar tersebut berasal dari sekolah yang berada di Jalan Raya PLP Curug. Tidak jelas apakah Sekolah Penerbangan Dirgantara, atau sekolah lainnya.

“Kalau di lokasi sudah sepi karena korban juga masih diberikan tindakan pertolongan pertama karena menderita luka,” ungkapnya.

Sementara Kapolsek Parungpanjang AKP Suharto mengatakan, ada informasi simpang siur bahwa peristiwa pembacokan terjadi antar geng motor. Suharto buru-buru membantah informasi tersebut. Dia mengatakan, peristiwa tersebut kategori tawuran antar siswa SMK dari Tangerang

“Kami tidak mengenal juga korbannya. Nanti kalau laporan sudah lengkap satu pintu lewat Bu Desi (Humas Polres Bogor),” singkatnya.

Rekaman video yang diterima rasioo.id, satu orang korban kena bacok mengenakan celana panjang warna hitam. Pria berusia belasan tahun itu, memiliki panjang rambut hanya sekitar 1 sentimeter, layaknya taruna atau sebutan lain siswa yang dituntut disiplin dalam berpenampilan. Saat dihampiri warga, pelajar itu sudah tidak mengenakan baju. Darah segar mengucur dari luka sobek di pundak kanannya.

Korban kemudian dievakuasi oleh warga. Korban dibawa ke klinik yang ada di dekat lokasi dengan menumpang sepeda motor. (*)

Editor : Ramadhan

Komentar