RASIOO.id – Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama kali pada bulan suci Ramadan. Kisah Rasulullah menerima wahyu pertama kali diceritakan oleh banyak ulama, salah satunya oleh KH Zacky Mubarok, Rais Syuriah PBNU, seperti dilansir laman islam.nu.or.id.
Sejak sebelum menikah dengan Siti Khadijah, Nabi Muhammad SAW adalah seorang pria yang sering merenung, dan berpikir, kontemplasi (olah spritual), memikirkan fenomena alam dan lingkungan sekitarnya di tempat yang jauh dari keramaian.
Dalam kontempasinya tersebut, Beliau berdoa kepada Tuhan agar menemukan sesuatu yang mencerahkan dirinya dan kaumnya. Kita mengetahui dari kariernya di belakang hari, bahwa Muhammad sangat prihatin akan keruntuhan moral yang sangat mengkhawatirkan di Makkah.
Kebiasaan ini terus berlanjut setelah beliau menikah. Bahkan pada bulan Ramadhan, hal itu lebih ditingkatkannya lagi, disertai dengan membagikan makanan dan sedekah kepada fakir miskin yang membutuhkan.
Hingga pada suatu malam di bulan Ramadhan, tahun 610 M, di sudut gua Hira, beliau dikejutkan oleh turunnya wahyu yang pertama dari Allah, sebagaimana hadits berikut ini:















Komentar