RASIOO.id – Anggota Komisi IV DPR RI Ravindra Airlangga mengakui membagikan stiker bergambar dirinya sebagai Caleg DPR RI di Pemilu 2024. Stiker yang mencantumkan nomor urut Ravindra tersebut dibagikan kepada warga kelompok tani yang akan menerima bantuan alat pertanian dari Kementan yang bersumber dari APBN 2023.
Bantuan untuk 173 Kelompok Tani (Poktan) itu disalurkan melalui Dinas Tanaman Pangan, Holtikura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor, Kamis 7 Desember 2023. Ravindra menyerahkan bantuan itu kepada Kepala Distanhorbun Kabupaten Bogor, Entis Sutisna dan dihadiri kelompok tani penerima bantuan.
Belakangan, tiker caleg DPR RI milik Ravindra itu menjadi polemik karena menempel di traktor bantuan Kementan.
” Enggak semua deh, emang ini kan dari program kita. Cuma stiker kita kasih ke warga bukan ke alat, mungkin iseng,” kilah Ravindra saat dikonfirmasi wartawan, Jum’at 8 Desember 2023.
Baca Juga : Ravindra mah “Bebas”, Traktor Bantuan Kementan dari APBN untuk Petani Bogor Ditempeli Stiker Caleg
Ravindra mengatakan bantuan dari Kementan untuk kelompok tani di Kabupaten Bogor itu merupakan hasil perjuangan dirinya sebagai Anggota Komisi IV DPR RI. Soal bantuan diturunkan saat masa kampanye dan ada tempelan stiker kampanye bergambar dirinya Ravindra lagi-lagi berkilah hal itu disengaja.
“Ini kan (bantuan traktor) dari kami komisi IV dan ini kan ketika ditempelkan stiker itu kita gak tau dan kita gak tempel stiker di awal,” kilahnya.
“Tapi ketika itu emang jujur, kita ngasih stiker ke temen-temen (petani) tapi inisiatif. Kemungkinan iseng,” kata dia.
Warga iseng nempelin?
“Iya, tapi kalo diperhatiin mayoritas gak ada stikernya, itu kayanya iseng,” imbuh dia.
Kata Ravindra, bantuan tersebut disalurkan melalui mekanisme aspirasi DPR RI, jadi dari pengajuan. Ravindra yang duduk di Komisi IV mengatakan, dia yang mengajukan bantuan itu.
“Jadi ini kan kalo di DPR RI tugas kita membawa aspirasi, jadi memang kita yang mengajukan atas nama Poktan, jadi ini namanya jalur aspirasi DPR RI,” Ravindra menegaskan.
“Kemarin juga kita emang bawa stiker tapi gak kita tempelin, jadi kalo ditempelin disana iseng banget,” katanya lagi.
Baca Juga : Besok Kampanye dimulai, Bawaslu Bogor : ASN harus netral!
Ravindra ogah disalahkan. Dia lagi-lagi berkilah tidak pernah menempelkan stiker tersebut ke bantuan dari Kementan. Meski demikian, dia juga mengakui membagikan atribut kampanye itu kepada warga yang hadir saat penyaluran bantuan tersebut di Kantor Distanhorbun Kabupaten Bogor.
“Tapi kalo ditempelin sticker, kalo saya disalahin lucu juga, karena kalo kemaren kebanyakan gak ada stikernya, tapi pas pulang di mobil kita ada stiker dimintain. Pas pulang mungkin ditempelin (warga),” kilah dia.
“Mungkin salahnya pas keluar, pak minta baju oke, minta sticker oke, tapi harusnya stikkernya kan ditempelnya di rumah, ya kalo disana (traktor) gak tau berdampak atau enggak. Cuma intinya, kita gak nyuruh, berharapnya (stiker) ditempel di rumah bukan di sana (traktor),” tutup Ravindra.
Simak rasioo.id di Google News













Komentar