RASIOO.id – Tempat Pembuangan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Lulut Nambo, yang terletak di Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, kini sedang menjalani masa uji coba dengan proyeksi beroperasi penuh pada Maret 2024.
Penjabat Sekretaris Daerah Jabar, Taufik Budi Santoso, mengungkapkan rencana tersebut setelah melakukan peninjauan lapangan di TPPAS Lulut Nambo pada Kamis, 11 Januari 2024.
“Rencananya, Maret 2024 sudah bisa diresmikan untuk tahap satu,” ujarnya.
Baca Juga : Kolaborasi Tangani Sampah dari Hulu ke Hilir, Kota Bogor Ingin Ciptakan Green Economy
Dalam masa uji coba ini, truk-truk pengangkut sampah dari wilayah Kabupaten Bogor terlihat aktif membawa sampah ke Lulut Nambo. Sampah kemudian diolah melalui mesin pencacah untuk proses biologis. Hasil pengolahan tersebut dipisahkan menjadi tiga bagian: kompos, biomas, dan RDF (refuse derived fuel). Sampah RDF ini akan diambil oleh PT Indocement sebagai offtaker.
“Sekarang fokus pada uji coba. Sudah ada hasil RDF dan juga biomas sebagai alternatif bahan bakar,” ungkap Taufik, menandaskan optimisme terkait pengoperasian TPPAS Lulut Nambo sesuai rencana.
Dengan luas 55 hektare, TPPAS ini akan melayani empat wilayah, yaitu Kota dan Kabupaten Bogor, Kota Depok, dan Kota Tangerang Selatan, dengan kapasitas menampung sampah 1.800 – 2.300 ton per hari setelah beroperasi penuh.
Proses perizinan TPPAS sedang berlangsung di Pemerintah Pusat dan Pemda Kabupaten Bogor. “Dengan melihat kondisi sekarang, kita punya optimisme tahap pertama ini bisa beroperasi sesuai waktu yang nanti tergantung perizinan dari Pemerintah Pusat dan Pemkab Bogor,” tambah Taufik.
Simak rasioo.id di Google News













Komentar