RASIOO.ID – Ledakan tabung gas LPG menghanguskan dua kontrakan warga di Kampung Babakan Sirna RT 03/09 Kelurahan Tegalega Kecamatan Bogor Tengah pada Kamis, 5 Februari 2026.
Insiden tragis yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB ini merenggut nyawa seorang bayi berusia sekitar 1,5 tahun yang terjebak di dalam puing bangunan.
Peristiwa memilukan ini bermula ketika aktivitas memasak di salah satu rumah kontrakan diduga memicu ledakan hebat yang kemudian dengan cepat merambat ke bangunan di sebelahnya.
Pihak Kelurahan Tegalega Dewi Ulpah, menjelaskan bahwa musibah ini berdampak pada satu keluarga yang menghuni titik awal ledakan.
“Ini kebakaran terjadi karena dari ledakan LPG katanya. Menyebar akhirnya kena dua rumah. Ada satu korban bayi meninggal. Sekarang posisi korban ada tiga, yang satu kakaknya, yang adiknya meninggal, sama ibunya yang juga terbakar,” tutur Dewi kepada rasioo.id, Kamis 5 Februari 2026.
Ia juga menambahkan bahwa kondisi pemukiman yang sangat padat dan akses jalan yang hanya berupa gang sempit menjadi tantangan besar dalam upaya penyelamatan.
Di mana warga sempat bergotong-royong melakukan pemadaman mandiri menggunakan ember sebelum bantuan tiba.
Untuk memadamkan api sepenuhnya, Danton Rescue Damkar Kota Bogor Ayub Submana mengonfirmasi telah mengerahkan total enam unit armada yang terdiri dari lima mobil pemadam dan satu mobil rescue.
”Kita dari Pos Cibuluh dua, Yasmin dua, Sukasari tiga sama mobil rescue,” ucap dia.
Ia juga menjelaskan kesulitan teknis yang dihadapi petugas akibat sempitnya lokasi kejadian, sehingga tim harus menyambung beberapa rol selang panjang demi menjangkau titik api.
“Satu selangnya 20 meter, (kita kerahkan) enam sama rescue,” pungkas Ayub
Saat ini api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya, sementara pihak berwenang terus melakukan pendataan kerugian materil serta koordinasi lanjutan untuk penanganan setelah bencana. (Hana)












Komentar