Jelang Mudik Lebaran, Polresta Bogor Kota Siapkan 800 Personel dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026

RASIOO.id – Menjelang arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Polresta Bogor Kota menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk mempersiapkan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Rapat tersebut dilaksanakan pada Rabu 11 Maret 2026 dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, TNI, serta sejumlah pemangku kepentingan di Kota Bogor.

Kegiatan ini bertujuan memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama periode mudik hingga arus balik Lebaran.

Perwakilan Polresta Bogor Kota, Rio, menjelaskan bahwa rapat koordinasi ini melibatkan berbagai instansi mulai dari unsur pemerintah daerah, TNI, hingga pihak swasta dan stakeholder lainnya.

“Rapat hari ini bersama Rakor Lintas Sektoral di tingkat Kota Bogor, pemerintah dari TNI, seluruh bisnis dan stakeholder. Ini untuk merencanakan Operasi Ketupat Lodaya 2026,” ujarnya.

Menurutnya, operasi ini tidak hanya difokuskan pada pengamanan arus mudik dan arus balik, tetapi juga pada situasi keamanan secara menyeluruh di wilayah Kota Bogor.

“Tidak hanya arus mudik dan arus balik, tapi juga situasi keseluruhan di Kota Bogor, seperti rumah kosong yang ditinggalkan pemudik, potensi bencana alam, hingga angka kecelakaan lalu lintas yang harus kita tekan,” jelasnya.

Untuk mendukung pelaksanaan operasi tersebut, Polresta Bogor Kota menyiapkan ratusan personel gabungan dari berbagai instansi.

“Jumlah personel dari kami, Polresta Bogor Kota, sebanyak 330 orang,” ungkapnya.

Selain itu, Tentara Nasional Indonesia turut mengerahkan sekitar 200 personel. Dukungan juga datang dari sejumlah instansi lainnya seperti Dinas Kesehatan Kota Bogor, Satpol PP Kota Bogor, Dinas Perhubungan Kota Bogor, serta berbagai stakeholder terkait.

Secara keseluruhan, personel gabungan yang akan terlibat dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026 diperkirakan mencapai sekitar 800 orang.

Rio juga mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama masa mudik Lebaran. Ia memastikan pihak kepolisian akan meningkatkan patroli, khususnya untuk mengantisipasi tindak kriminal di rumah-rumah yang ditinggalkan pemiliknya.

“Kami memohon kepada seluruh masyarakat Kota Bogor untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas. Bagi masyarakat yang akan mudik, kami pastikan rumah yang ditinggalkan akan tetap kami jaga,” tuturnya.

Selain patroli rumah kosong, Polresta Bogor Kota juga membuka layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang akan bepergian ke kampung halaman.

“Patroli rumah kosong akan kami lakukan. Bagi masyarakat yang ingin menitipkan kendaraan seperti motor atau mobil, bisa dititipkan di kantor polisi,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran TNI untuk menyediakan lokasi tambahan penitipan kendaraan apabila kapasitas di kantor polisi sudah penuh.

“Kami juga meminta kepada Pak Dandim agar Kodim bisa membantu jika tempat di kantor polisi penuh, sehingga masyarakat yang mudik menggunakan pesawat, kapal laut, atau kereta tetap bisa menitipkan kendaraan dengan aman,” ujarnya.

Melalui Operasi Ketupat Lodaya 2026, diharapkan situasi keamanan, kelancaran arus lalu lintas, serta kenyamanan masyarakat selama momen mudik dan perayaan Idul Fitri di Kota Bogor dapat terjaga dengan baik. (Hana)

Komentar