RASIOO.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bogor optimistis mampu mencapai target penghimpunan zakat sebesar Rp3,7 miliar pada tahun ini. Berbagai strategi pun digencarkan, mulai dari sistem jemput bola hingga optimalisasi layanan digital guna memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat.
Ketua BAZNAS Kota Bogor, Subhan Murtadla, mengatakan bahwa target tersebut diharapkan dapat tercapai sepenuhnya hingga malam takbiran mendatang.
“Langkah strategis kita adalah membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di seluruh masjid dan sekolah, serta membuka gerai di ruang publik. Jadi, kita sistemnya jemput bola,” ujarnya saat ditemui di gerai Balaikota Bogor.
Menurutnya, pembentukan UPZ menjadi salah satu kunci dalam memperluas jangkauan pengumpulan zakat. Dengan hadirnya UPZ di berbagai titik, masyarakat semakin mudah untuk menyalurkan zakat tanpa harus datang jauh ke kantor BAZNAS.
Tak hanya itu, BAZNAS Kota Bogor juga memaksimalkan layanan digital sebagai respons terhadap perubahan perilaku masyarakat perkotaan. Saat ini, sekitar 60 persen warga Bogor memilih menunaikan zakat secara online melalui platform resmi BAZNAS.
Melalui layanan digital tersebut, masyarakat dapat dengan mudah menentukan nominal zakat yang akan dibayarkan. Selain itu, muzakki juga akan mendapatkan bukti setor zakat melalui email yang dapat dimanfaatkan sebagai pengurang pajak penghasilan.
BAZNAS Kota Bogor tidak hanya melayani pembayaran zakat fitrah, tetapi juga berbagai jenis zakat lainnya seperti zakat profesi, zakat mal, infak, sedekah, hingga fidyah.
Dengan kombinasi strategi langsung di lapangan dan penguatan digitalisasi, BAZNAS Kota Bogor optimistis mampu mengoptimalkan potensi zakat di masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran berzakat.
Langkah ini diharapkan tidak hanya mencapai target penghimpunan, tetapi juga memberikan dampak nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.















Komentar