Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Siapkan Rp9 Miliar untuk Benahi Museum Batu Tulis, Fokus Jaga Warisan Pajajaran

RASIOO.id- Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan langkah besar untuk menjaga warisan sejarah Tanah Pasundan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengkaji serius rencana penggunaan anggaran sebesar Rp9 miliar guna menyempurnakan fasilitas di Museum Pajajaran Batu Tulis, Kota Bogor.

Anggaran tersebut diproyeksikan untuk meningkatkan kualitas fasilitas teknis museum agar benda-benda bersejarah yang tersimpan di dalamnya tetap aman dan terawat dalam jangka panjang.

Menurut Dedi Mulyadi, salah satu perhatian utama adalah memastikan kondisi ruangan museum memiliki suhu dan sirkulasi udara yang ideal. Hal itu dinilai penting untuk mencegah kerusakan pada koleksi benda purbakala akibat perubahan cuaca maupun tingkat kelembapan udara yang tinggi.

“Kalau benda bersejarah ingin tetap awet dan terjaga, maka tempat penyimpanannya juga harus benar-benar memenuhi standar,” ujarnya.

Ia menyebutkan, anggaran Rp9 miliar tersebut nantinya bisa dimanfaatkan untuk mendukung sistem pengaturan suhu ruangan, ventilasi udara, hingga fasilitas pendukung lainnya yang berkaitan dengan perlindungan benda cagar budaya.

“Kita lihat nanti, apakah yang Rp9 miliar itu bisa menyempurnakan, misalnya suhu udaranya, segala macam bisa dibantu dengan Rp9 miliar itu,” kata Dedi.

Meski demikian, pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi itu menegaskan bahwa penggunaan anggaran tidak akan dilakukan secara tergesa-gesa. Ia ingin seluruh proses perencanaan dibahas bersama Pemerintah Kota Bogor dan tim ahli agar hasil pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan museum.

“Ya, nanti saya diskusi dengan Wali Kota dan tim ahlinya,” tuturnya.

Langkah revitalisasi ini menjadi bagian dari upaya menjaga nilai sejarah Kerajaan Pajajaran yang tersimpan di kawasan Batu Tulis. Pemprov Jabar berharap Museum Pajajaran Batu Tulis tidak hanya menjadi tempat penyimpanan benda kuno, tetapi juga mampu tampil sebagai pusat edukasi sejarah dan simbol kemajuan peradaban Sunda di masa lampau.

Dengan peningkatan fasilitas tersebut, museum diharapkan mampu memberikan perlindungan maksimal terhadap peninggalan bersejarah sekaligus menarik minat generasi muda untuk lebih mengenal akar budaya dan sejarah Jawa Barat.

Komentar