RASIOO.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bergerak cepat menyikapi video viral yang memperlihatkan keributan di salah satu tempat hiburan malam (THM) Tipzy Bears di kawasan Jalan Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah. Insiden yang terjadi pada Jumat 3 Juli 2026 malam itu menjadi perhatian serius karena dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat sejumlah pengunjung terlibat adu mulut hingga berujung pada aksi saling pukul. Dugaan sementara, keributan dipicu persoalan sepele yang kemudian membesar akibat para pengunjung berada di bawah pengaruh minuman beralkohol.
Menanggapi kejadian tersebut, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim meminta seluruh pihak terkait segera memperkuat pengawasan terhadap aktivitas tempat hiburan malam. Ia menegaskan perlunya koordinasi antara Pemerintah Kota Bogor, TNI, Polri, Satpol PP, serta aparat wilayah agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Saya meminta TNI, Polri, Satpol PP, termasuk aparat kewilayahan, untuk meningkatkan koordinasi dan melakukan pemantauan yang lebih intensif terhadap aktivitas tempat hiburan malam,” ujarnya.
Menurut Dedie, persoalan sosial yang muncul di luar jam operasional perkantoran membutuhkan penanganan lintas sektor. Karena itu, pengawasan terhadap lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban harus dilakukan secara berkelanjutan.
Ia menekankan bahwa langkah yang perlu diambil bukan hanya melakukan pemantauan, tetapi juga mengevaluasi operasional tempat usaha dan memberikan peringatan kepada pengelola apabila ditemukan pelanggaran yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.
“Kami ingin ada langkah monitoring, evaluasi, hingga pemberian peringatan kepada pengelola agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” katanya.
Dedie juga mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterima, pengunjung tempat hiburan tersebut tidak hanya berasal dari Kota Bogor. Banyak di antaranya datang dari luar daerah sehingga pengamanan memerlukan koordinasi yang lebih luas dengan aparat keamanan.
“Pengunjungnya sangat beragam, ada warga Bogor maupun dari luar kota. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri sangat penting untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif,” jelasnya.
Selain itu, Pemkot Bogor memastikan akan menindaklanjuti apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku, termasuk terkait peredaran atau penjualan minuman beralkohol yang tidak sesuai dengan aturan.
Menurut Dedie, seluruh proses penindakan akan dilakukan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku dan melibatkan instansi yang memiliki kewenangan.
Pemerintah Kota Bogor berharap pengelola tempat hiburan malam dapat meningkatkan pengawasan internal, menjaga ketertiban pengunjung, serta mematuhi seluruh regulasi yang berlaku agar aktivitas usaha tetap berjalan tanpa menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.















Komentar