Curugmekar Berbenah, Mini Soccer dan Revitalisasi Pos Damkar Ditargetkan Rampung Desember 2026

RASIOO.id – Pemerintah Kelurahan Curugmekar, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, terus melakukan pembenahan wilayah melalui pengembangan fasilitas olahraga, penguatan ekonomi masyarakat, dan penataan kawasan hunian. Dua proyek infrastruktur, yakni pembangunan Mini Soccer Park dan revitalisasi Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Unit Yasmin, ditargetkan rampung pada akhir Desember 2026.

Lurah Curugmekar, Yudi Cundiana, menyampaikan hal tersebut saat memaparkan potensi dan capaian wilayah di hadapan awak media serta sejumlah tamu undangan, Senin, 26 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kecamatan Bogor Barat, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor, Dinas Sosial Kota Bogor, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Curugmekar.

Yudi menjelaskan, Kelurahan Curugmekar memiliki luas wilayah sekitar 208 hektare dengan jumlah penduduk 11.724 jiwa atau 3.876 kepala keluarga. Penduduk tersebut terdiri atas 5.665 laki-laki dan 6.059 perempuan yang tersebar di 59 RT dan 10 RW.

Menurutnya, berbagai kelembagaan masyarakat di Curugmekar aktif berkolaborasi dalam menjaga lingkungan dan menyelesaikan persoalan warga.

“Alhamdulillah, kelembagaan masyarakat di tempat kami sangat aktif dan saling bersinergi, mulai dari PKK, Karang Taruna, hingga sinergi bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Jika ada persoalan di wilayah, kami selalu bersama-sama turun langsung ke lapangan,” ujar Yudi.

Dari sisi ekonomi, Curugmekar memiliki 1.085 unit usaha yang tercatat melalui sistem Online Single Submission (OSS). Berdasarkan data Peta Potensi dan Peluang Investasi DPMPTSP Kota Bogor, jumlah tersebut terdiri atas 742 usaha mikro, 289 usaha kecil, dan 54 usaha menengah.

Letaknya yang berdekatan dengan kawasan komersial Yasmin turut mendukung perkembangan perdagangan dan usaha masyarakat.

Selain menjadi kawasan bisnis, Curugmekar juga memiliki lingkungan hunian yang didominasi perumahan dan kawasan klaster. Berbagai fasilitas olahraga tersedia di wilayah tersebut, mulai dari lapangan sepak bola, bulu tangkis, voli, dan basket hingga kolam renang.

Untuk menambah fasilitas publik, pemerintah kelurahan saat ini mengawal pembangunan Mini Soccer Park yang berlokasi di samping SMAN 10 Bogor. Proyek lainnya adalah revitalisasi Pos Damkar Unit Yasmin di wilayah RW 04.

Yudi mengatakan, kedua proyek tersebut terus dipantau bersama pihak pelaksana konstruksi. Pengawasan juga melibatkan unsur kejaksaan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai prosedur dan jadwal.

“Saat ini pengerjaan sarana olahraga Mini Soccer dan penataan pos Damkar di RW 04 sedang berlangsung. Kami meninjau langsung di lapangan bersama pihak pelaksana dan kejaksaan untuk memantau progresnya,” katanya.

Ia berharap kedua fasilitas tersebut dapat selesai sesuai target sehingga segera mendukung kebutuhan masyarakat.

“Mohon doanya dari seluruh warga, insyaallah sesuai jadwal dan SOP, kedua proyek strategis ini ditargetkan tuntas bersamaan pada akhir Desember 2026 mendatang,” tambahnya.

Di sektor pendidikan, Curugmekar didukung sejumlah fasilitas, antara lain tiga PAUD, satu TK, dua sekolah dasar negeri, satu SMP, serta dua SMA/SMK. Wilayah ini juga memiliki institusi pendidikan tinggi Bogor Hotel Institute (BHI).

Sementara itu, pelayanan kesehatan ditunjang RS Hermina Bogor, satu puskesmas pembantu, 10 posyandu, dan tiga apotek. Fasilitas ibadah yang tersedia meliputi 10 masjid, 10 musala, dan tiga gereja.

Tak hanya pembangunan fisik, Curugmekar juga mencatatkan capaian di bidang lingkungan. Wilayah RW 09 berhasil masuk enam besar dalam kompetisi kebersihan lingkungan Bogorku Bersih tingkat Kota Bogor.

Yudi berharap capaian tersebut dapat terus meningkat hingga Curugmekar meraih hasil terbaik dalam kompetisi tersebut.

“Saat ini sedang berjalan penilaian lomba Bogorku Bersih. Alhamdulillah wilayah kami di RW 09 berhasil masuk dalam kategori enam besar tingkat Kota Bogor. Kami sangat optimistis, mudah-mudahan Curugmekar bisa keluar sebagai juara,” ungkapnya.

Kegiatan pemaparan potensi dan capaian wilayah tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Diskusi membahas penguatan sinergi antara pemerintah kelurahan, lembaga kemasyarakatan, dan pendamping PKH untuk mendorong kemandirian ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan warga Kecamatan Bogor Barat.

Komentar