RASIOO.id – Pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang atau JPO di Jalan MA Salmun, Kota Bogor, kini memasuki tahap pemasangan tiang dan turap. Proyek tersebut dipastikan akan dikerjakan melalui dua tahap, dengan sebagian pekerjaan lanjutan dijadwalkan pada tahun 2027.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyampaikan bahwa informasi tersebut diperoleh berdasarkan hasil koordinasi bersama Sekretaris Daerah Kota Bogor dan Kepala Dinas Perhubungan.
Menurutnya, pekerjaan yang sedang berlangsung saat ini difokuskan pada pemasangan tiang serta pembangunan turap sebagai bagian dari konstruksi penyangga jembatan.
“Jadi tahap hari ini lebih kepada pemasangan tiang kemudian turap,” ujarnya, Kamis, 5 November 2026.
Ia menjelaskan, pemasangan turap memiliki fungsi penting untuk menopang konstruksi JPO di kawasan tersebut.
Sementara itu, pekerjaan lanjutan seperti pembangunan ramp, flyover, dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya akan dilaksanakan pada tahun depan.
“Nah, untuk ramp, flyover dan lain-lainnya dilakukan tahun depan,” jelasnya.
Pembangunan infrastruktur tersebut juga berjalan beriringan dengan upaya percepatan koordinasi bersama pemerintah pusat.
Sebelumnya, sejumlah pihak terkait telah menerima kunjungan dari DPR RI, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Keuangan di Stasiun Bogor.
Dalam kunjungan tersebut, pemerintah pusat disebut telah menyampaikan komitmen untuk memberikan bantuan tambahan bagi pembangunan flyover Cilebut di kawasan Jembatan MA Salmun.
Meski demikian, Pemkot Bogor tetap menyiapkan skema pembiayaan melalui anggaran daerah sambil menunggu kepastian realisasi bantuan dari pemerintah pusat.
“Walaupun demikian, sebelum ada kepastian tetap akan dianggarkan di APBD Kota Bogor di tahun 2027,” tuturnya.
Terkait perkembangan fisik pembangunan di lapangan, Jenal mengaku belum dapat memastikan persentase penyelesaian proyek secara rinci karena belum melakukan peninjauan langsung.
“Tahapan hari ini progres persentasenya saya belum fiksasi karena belum ke lapangan. Yang pasti dilakukan dua tahap. Hari ini lebih kepada pemasangan tiang dan turap,” pungkasnya.
Dengan pembagian pengerjaan menjadi dua tahap, pembangunan JPO MA Salmun diharapkan dapat berlanjut sesuai perencanaan, termasuk penyelesaian fasilitas pendukung yang dijadwalkan pada tahun 2027.















Komentar