RASIOO.id – Proyek Jalan Tol Bogor-Serpong via Parung resmi dilanjutkan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) prakarsa badan usaha atau unsolicited.
Hal ini disampaikan Direktur Jalan Bebas Hambatan Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Wilan Oktavian, di Jakarta, Rabu, 12 Maret 2025.
“Yang seperti itu (proyek prakarsa) harus kita dorong, karena tidak menggunakan APBN,” kata Wilan.
Meski begitu, ia mengungkapkan bahwa proses pembebasan lahan masih belum dimulai karena proyek baru mencapai tahap penetapan pemenang lelang.
“Sudah ada pemenang, sekarang masih proses pembentukan konsorsium untuk BUJT-nya,” ujarnya.
Berdasarkan catatan, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang akan mengelola proyek tol ini sudah terbentuk.
Konsorsium yang terdiri dari PT Persada Utama Infra (PUI), PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), dan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) telah mendirikan perusahaan patungan bernama PT Bogor Serpong Infra Selaras pada 11 September 2024.
Informasi ini terungkap dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan Jasa Marga dan ADHI melalui Bursa Efek Indonesia pada Kamis, 12 September 2024.
Dalam akta pendirian No. 05 yang dibuat di hadapan notaris Ni Nyoman Rai Sumawati SH., M.Kn., modal dasar perusahaan ditetapkan sebesar Rp 67,6 miliar, dengan setoran awal sebesar Rp 16,9 miliar secara tunai.
Komposisi kepemilikan saham PT Bogor Serpong Infra Selaras adalah sebagai berikut:
PT Persada Utama Infra (PUI): 52%
PT Jasa Marga (Persero) Tbk: 26%
PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI): 12%
PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI): 10%
Jasa Marga melakukan penyertaan modal sebesar Rp 4,394 miliar atau 4.394 lembar saham, sementara ADHI menyetor Rp 2,028 miliar untuk 12 persen saham perusahaan.
Pembentukan BUJT ini merupakan tindak lanjut dari penetapan pemenang lelang pengusahaan Jalan Tol Bogor-Serpong via Parung melalui Surat Nomor BM 0701-Mn/692 tanggal 25 Juli 2024.
Proyek ini mencakup pembangunan, pengoperasian, dan pemeliharaan jalan tol sepanjang 31,12 kilometer.
Simak rasioo.id di Google News













Komentar