Soal Potongan Honor Pantarlih Rp 200 ribu, PPK Tajurhalang : Tidak Ada Pemotongan

 

RASIOO.id – Dugaan pemotongan honorarium kepada Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) oleh PPS di Kecamatan Tajurhalang dibantah oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tajurhalang, Kabupaten Bogor.

“Tidak ada pemotongan honor terhadap Pantarlih oleh PPS” kata Anggota PPK Kecamatan Tajurhalang, Mahdi Munif, Minggu 23 April 2023.

Mahdi mengaku, pembayaran honor pantarlih dibayarkan 100% melalui rekening kepada pantarlih.

“Pembayaran honor tahap 2 dicairkan penuh melalui rekening kepada pantarlih, disertai bukti transfer bank” papar dia.

Baca Juga : Honor Pantarlih Kabupaten Bogor Disunat Rp200 ribu, Ketua Katar : Saya Ada Buktinya!

 

Diberitakan sebelumnya, Ketua karang Taruna Kecamatan Tajurhalang Asep Setiawan mengaku, pihaknya banyak menerima laporan dari para anggota Katar yang menjadi Panitia Pemutakhiran Data Pemilih bahwa honornya dipangkas oleh oknum PPS (Panitia Pemungutan Suara)

“Yaa saya dapat banyak pengaduan dari anggota dan kader-kader Karang Taruna yang menjadi Pantarlih di beberapa desa se kecamatan Tajurhalang, honor mereka di potong 200 ribu perorang kabarnya” ujarnya, Minggu 23 April 2023

“Saya sudah memiliki banyak alat bukti terkait pemotongan honor pantarlih tersebut,” tambah nya

Baca Juga : Sakit Saat Jalankan Tugas, Dua Penyelenggara Pemilu di Bogor Meninggal Dunia

Ketua Karang Taruna Tajurhalang menilai kejadian tersebut adalah tindakan pungli dan pihak nya akan melaporkan kejadian tersebut pada KPU kabupaten Bogor.

“Pemotongan Honor pantarlih itu tindakan pungli tidak dibenarkan atas dasar apapun, kami akan laporkan kejadian ini pada KPU kabupaten Bogor dan kami minta KPU kabupaten Bogor ada tindakan tegas bagi para pelaku pungli tersebut karena akan merusak citra KPU,” tegas Asep.

Medisa, salah satu anggota Pantarlih pun membenarkan kejadian pemangkasan honor pantarlih tersebut

“Yaa betul pada saat pembagian honor pantarlih, kami dimintakan Rp 200 ribu perorang oleh oknum PPS Desa Tonjong dengan alasan PPS membantu pekerjaan Pantarlih, jelas itu tidak logis karena PPS sudah memiliki Tugas dan Honor nya masing-masing,” kata dia.

Komentar